Jeneponto, 29 Juli 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin menyelenggarakan kegiatan literasi bertajuk “Satu Buku, Seribu Cerita: Membangun Minat Baca dan Kreativitas Menulis” di Rumah Literasi Tolo, Kelurahan Tolo, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, pada Rabu (29/7). Kegiatan yang diikuti oleh 19 anak ini merupakan salah satu program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan menumbuhkan budaya membaca sekaligus mengembangkan kemampuan menulis kreatif pada anak-anak.
Kegiatan ini dilaksanakan di bawah bimbingan Dosen Pembimbing KKN, Khairil Anwar, S.S., M.A., sebagai bagian dari komitmen mahasiswa Universitas Hasanuddin dalam mendukung penguatan budaya literasi di lingkungan masyarakat.
Program “Satu Buku, Seribu Cerita” dirancang untuk mendorong peserta didik agar tidak hanya gemar membaca, tetapi juga mampu memahami isi bacaan, menganalisis unsur-unsur cerita, serta mengembangkan kreativitas melalui kegiatan menulis. Melalui pendekatan yang interaktif, mahasiswa KKN berharap kegiatan ini dapat membangun kebiasaan membaca sekaligus meningkatkan kemampuan berbahasa dan berpikir kreatif pada anak-anak.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembagian buku cerita sebagai bahan bacaan kepada seluruh peserta. Anak-anak diberikan kesempatan untuk membaca dan memahami isi cerita secara mandiri dengan didampingi oleh mahasiswa KKN. Setelah selesai membaca, peserta diarahkan untuk mengidentifikasi unsur-unsur penting dalam cerita, seperti tokoh, alur, latar, serta pesan moral yang terkandung di dalamnya. Tahap ini bertujuan untuk melatih kemampuan memahami bacaan sekaligus membangun keterampilan berpikir kritis terhadap isi cerita.
Selanjutnya, peserta diajak menuangkan ide dan imajinasi mereka dengan menulis sebuah cerita baru yang terinspirasi dari buku yang telah dibaca, tanpa menyalin isi cerita asli. Melalui kegiatan tersebut, anak-anak didorong untuk mengembangkan kreativitas, memperkaya kemampuan berbahasa, serta mengekspresikan gagasan mereka dalam bentuk karya tulis yang orisinal. Pendekatan ini memberikan ruang bagi peserta untuk berkreasi sekaligus meningkatkan rasa percaya diri dalam menyampaikan ide melalui tulisan.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap hasil belajar peserta, seluruh karya yang telah ditulis dikumpulkan sebagai dokumentasi kegiatan sekaligus menjadi indikator perkembangan kemampuan literasi anak-anak. Hasil tulisan tersebut mencerminkan bagaimana peserta mampu memahami bacaan, mengolah informasi, serta mengembangkan cerita berdasarkan imajinasi dan pemikiran mereka sendiri.
Melalui program “Satu Buku, Seribu Cerita: Membangun Minat Baca dan Kreativitas Menulis”, mahasiswa KKN Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin berharap budaya membaca dan menulis dapat tumbuh secara berkelanjutan di kalangan anak-anak Kelurahan Tolo. Program ini diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam membentuk generasi yang gemar membaca, mampu berpikir kreatif, serta menghasilkan karya tulis yang inspiratif dan bermanfaat bagi masa depan.












