Sebuah cerita medis ekstrem mencuri perhatian publik setelah dibahas di podcast Raditya Dika bersama dr. Gia Pratama. Dalam episode yang viral ini, dr. Gia menceritakan pengalaman menangani pasien wanita yang mengalami kondisi mengejutkan: rahimnya “copot” setelah persalinan yang tidak ditangani secara optimal.
Menurut dr. Gia, kasus ini terjadi pada seorang pasien yang awalnya ditolong oleh dukun beranak. Setelah proses persalinan, pasien mengalami komplikasi serius yang mengharuskannya dibawa ke IGD. Dalam keadaan darurat, tim medis melakukan tindakan untuk menstabilkan kondisi pasien dan mengangkat rahim yang mengalami kerusakan berat.
“Kondisinya memang kritis, tapi alhamdulillah pasien bisa pulih,” ungkap dr. Gia dalam podcast tersebut. Ia menambahkan, kisah ini menjadi peringatan penting bagi masyarakat agar selalu memilih fasilitas persalinan profesional dan waspada terhadap komplikasi pasca-persalinan.
Podcast ini segera viral di media sosial. Netizen dibuat tercengang oleh istilah “rahim copot”, sementara beberapa komentator mengapresiasi edukasi kesehatan yang terselip di balik cerita mengejutkan ini.
Ahli medis menekankan, kondisi rahim copot sebenarnya jarang terjadi dan biasanya terkait komplikasi ekstrem, seperti prolaps berat atau kegagalan penanganan pasca-persalinan. Kasus ini menjadi pengingat bahwa keselamatan ibu dan bayi sebaiknya ditangani oleh tenaga medis profesional.












